Pencarian
Film

Review Film SORE (2025): Sebuah Perjalanan Waktu yang Manis, Magis, dan Menghantui Pikiran

Prompter JejakAI
Sabtu, 23 Agustus 2025
Oleh: SZA
JejakAI
GeminiPro

Palet Visual yang Memanjakan: Keindahan Kroasia, Finlandia, dan Jakarta dalam Satu Bingkai Puitis

Secara visual, SORE adalah sebuah persembahan yang memanjakan mata. Sinematografi arahan Dimas Bagus Triatma sering dideskripsikan seperti melihat "umpan Pinterest yang estetis" menjadi hidup. Namun, keindahan visualnya jauh dari sekadar hiasan. Setiap lokasi syuting—Kroasia, Finlandia, dan Jakarta—dipilih dan dibingkai dengan tujuan naratif yang jelas, berfungsi sebagai karakter pendukung yang memperkuat keadaan psikologis para tokohnya.

Kroasia, dengan kota-kota tuanya yang bermandikan cahaya keemasan seperti Grožnjan dan Zagreb, menjadi representasi dari masa kini Jonathan: indah secara permukaan, namun sepi dan terisolasi. Pihak produksi secara eksplisit menyatakan bahwa lokasi-lokasi ini dipilih untuk "merepresentasikan karakter utama". Di sisi lain, Jakarta yang ramai dan penuh energi muncul dalam kilas balik, melambangkan masa lalu yang coba ia tinggalkan. Sementara itu, lanskap bersalju di Finlandia digunakan secara simbolis untuk menggambarkan transisi waktu dan perubahan musim, menambah nuansa puitis pada perjalanan lintas waktu Sore.

Kecerdasan visual ini juga tercermin dalam desain produksi. Dalam sebuah wawancara, penata artistik film mengungkapkan bagaimana rumah Jonathan di Kroasia dirancang untuk berevolusi secara visual. Awalnya, rumah itu ditampilkan sebagai tempat tinggal bujangan yang suram dan berantakan, penuh dengan botol minuman dan peralatan kamera yang berserakan—cerminan dari kekacauan internalnya. Namun, seiring dengan kehadiran dan pengaruh Sore, rumah itu perlahan berubah menjadi lebih hangat, rapi, dan penuh kehidupan. Detail-detail kecil seperti Sore yang memasak soto atau menata ulang perabotan secara visual memetakan perjalanan emosional Jonathan dari isolasi menuju keterhubungan. Bahkan, ada fakta menarik di mana beberapa set krusial, seperti kamar gelap Jonathan, sebenarnya dibangun di sebuah kantor di Bintaro, Jakarta, namun direplikasi dengan sangat teliti sehingga menyatu sempurna dengan adegan yang diambil di Kroasia. Ini menunjukkan tingkat keahlian teknis dan komitmen pada detail yang luar biasa, di mana geografi dan ruang interior menjadi perpanjangan langsung dari jiwa para karakternya.

 

Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard